DOTNEWS.ID | BITUNG – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara sekaligus purnawirawan TNI AD, Letnan Kolonel (Letkol) Purn. H. Ruslan Abdul Gani, S.Sos., MM, menghadiri Upacara Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI Angkatan Darat Gelombang II Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Dodik Secata Rindam XIII/Merdeka, Kota Bitung, Sulawesi Utara, Rabu (9/9/2026).
Ruslan Abdul Gani hadir didampingi sang istri, Hj. Indrawati Gani, SE. Kehadiran keduanya turut memberikan dukungan dan semangat bagi para prajurit muda yang baru menyelesaikan pendidikan dasar keprajuritan.
Dalam upacara tersebut, sebanyak 326 Tamtama Remaja resmi dilantik dan menyandang pangkat Prajurit Dua (Prada) setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan.
Sebagai seorang purnawirawan TNI AD yang pernah mengabdikan diri dalam institusi militer, Ruslan Gani memberikan ucapan selamat sekaligus pesan kepada para prajurit muda tersebut agar senantiasa menjaga kehormatan sebagai abdi negara.
“Selamat kepada 326 Tamtama Remaja berpangkat Prajurit Dua (Prada). Semoga menjadi Abdi Negara dan menjaga NKRI,” kata Ruslan Gani.
Menurutnya, pelantikan bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi awal dari perjalanan panjang para prajurit dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kepada bangsa dan negara.
“Saya berharap para Tamtama Remaja dapat menjalankan tugas dengan penuh disiplin, loyalitas dan rasa tanggung jawab serta selalu menjunjung tinggi kehormatan institusi TNI Angkatan Darat,” katanya.
Kehadiran Ruslan Gani dalam kegiatan tersebut juga menjadi momentum tersendiri, mengingat dirinya merupakan purnawirawan TNI AD yang kini melanjutkan pengabdian melalui jalur politik sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara.
Selain itu, Ruslan Gani diketahui merupakan ayah mertua dari Komandan Secata (Dansecata) Rindam XIII/Merdeka, Letkol Inf. Ade Rohmat Wahyudin, S.IP., M.HI., M.Sc.
Momentum pelantikan 326 Tamtama Remaja tersebut pun menjadi bagian penting dalam regenerasi prajurit TNI AD sekaligus menandai dimulainya babak baru pengabdian para prajurit muda kepada masyarakat, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (Sman)














