DOTNEWS.ID | BITUNG + CV Dvincen Jaya menunjukkan kelasnya sebagai pemain profesional di bidang keselamatan kebakaran dengan menangani pemeriksaan dan service alat pemadam api ringan (APAR) di jaringan ritel nasional MR DIY Indonesia� di wilayah Sulawesi Utara.
Langkah ini menjadi bukti nyata kepercayaan industri terhadap kapasitas dan pengalaman CV Dvincen Jaya dalam memastikan standar keamanan di sektor ritel modern tetap terjaga.
Kegiatan tersebut menjangkau sejumlah wilayah strategis seperti Manado, Minahasa, hingga Minahasa Tenggara, sekaligus mempertegas posisi perusahaan sebagai mitra andal dalam sistem proteksi kebakaran.
Tak sekadar menjalankan pekerjaan teknis, CV Dvincen Jaya menghadirkan pendekatan menyeluruh—mulai dari pemeriksaan, perawatan, hingga edukasi penggunaan APAR bagi karyawan di setiap outlet.
Komisaris CV Dvincen Jaya, Denny Ansiga, bahkan turun langsung ke lapangan bersama tim teknis guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar tinggi yang diterapkan perusahaan.
“Ini bukan sekadar rutinitas. Ini adalah bagian dari sistem keselamatan yang harus dijaga dengan disiplin dan konsistensi tinggi,” tegas Denny Ansiga. Jumat, (17/04/2026).
Sementara itu, Direktur CV Dvincen Jaya, Tineka Lantemona, menegaskan bahwa kepercayaan dari pihak ritel nasional menjadi tanggung jawab besar yang dijawab dengan standar operasional ketat dan layanan profesional.
“Kami tidak hanya memastikan alat berfungsi, tetapi juga memastikan setiap SDM di lapangan siap menghadapi kondisi darurat. Itulah nilai lebih yang kami tawarkan,” ujar Tineka Lantemona.
Seiring pertumbuhan pesat jaringan ritel modern, kebutuhan akan sistem keamanan yang andal menjadi krusial. Di titik inilah CV Dvincen Jaya hadir sebagai mitra strategis, bukan hanya sebagai penyedia jasa, tetapi sebagai bagian dari sistem perlindungan itu sendiri.
Dengan rekam jejak, standar kerja tinggi, dan komitmen terhadap keselamatan, CV Dvincen Jaya kian memperkuat posisinya sebagai salah satu perusahaan terpercaya dalam layanan proteksi kebakaran di Sulawesi Utara—bahkan berpotensi menembus pasar nasional yang lebih luas. (Sman)















