boltara
PENDIDIKAN

MPLS SMA Negeri 2 Manado 2026 Berlangsung Lancar, 321 Siswa Baru Dapat Pembekalan Karakter dan Anti Narkoba

×

MPLS SMA Negeri 2 Manado 2026 Berlangsung Lancar, 321 Siswa Baru Dapat Pembekalan Karakter dan Anti Narkoba

Sebarkan artikel ini
Kepala SMA Negeri 2 Manado, I Wayan Sumertha, S.Pd (Foto: Ferional)

DOTNEWS.ID | MANADO – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMA Negeri 2 Manado resmi berakhir dengan sukses. Kegiatan yang digelar selama sepekan itu berlangsung aman, tertib, dan sepenuhnya mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 12 Tahun 2026.

Kepala SMA Negeri 2 Manado, I Wayan Sumertha, S.Pd., menegaskan bahwa seluruh rangkaian MPLS dilaksanakan sesuai petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan pemerintah guna memastikan terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan ramah bagi peserta didik baru.

“Dalam pelaksanaan MPLS, kami sepenuhnya mengikuti juknis Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026. Selama pelaksanaan MPLS, kegiatan berjalan lancar dan aman,” ujar I Wayan Sumertha di ruang kerjanya, Jumat (17/7/2026).

Sebanyak 321 siswa baru yang terbagi dalam sembilan rombongan belajar (rombel) mengikuti MPLS dengan antusiasme tinggi. Para peserta diperkenalkan dengan budaya sekolah, tata tertib, serta berbagai program pendidikan yang akan dijalani selama menempuh pendidikan di SMA Negeri 2 Manado.

Tak hanya itu, sekolah juga memberikan materi internal yang menitikberatkan pada pendidikan karakter, kedisiplinan, dan pengenalan profil sekolah sebagai bagian dari upaya membentuk peserta didik yang berintegritas dan berprestasi.

“Sebanyak 321 siswa baru dari sembilan rombongan belajar mengikuti kegiatan dengan antusiasme tinggi,” katanya.

Untuk memperkaya wawasan siswa, SMA Negeri 2 Manado turut menghadirkan sejumlah narasumber dari instansi eksternal. Mereka berasal dari Satuan Lalu Lintas, Reserse Kriminal, Satuan Reserse Narkoba, Badan Narkotika Nasional (BNN), hingga Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Kehadiran para narasumber tersebut memberikan edukasi penting terkait keselamatan berlalu lintas, bahaya penyalahgunaan narkotika, pemahaman hukum, serta perlindungan terhadap perempuan dan anak.

“Materi ini sangat relevan dan dibutuhkan, agar siswa memahami pentingnya taat aturan lalu lintas, menjauhi narkoba, serta memiliki pemahaman hukum sejak dini,” jelas I Wayan.

Menurutnya, MPLS bukan sekadar agenda penyambutan siswa baru, melainkan momentum awal dalam membentuk karakter dan kesiapan mental peserta didik untuk menghadapi proses pembelajaran di jenjang pendidikan menengah.

Keberhasilan pelaksanaan MPLS di SMA Negeri 2 Manado menjadi bukti komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal.

Dengan berakhirnya MPLS 2026, ratusan siswa baru kini siap memulai aktivitas belajar mengajar pada pekan mendatang dengan bekal pengetahuan, kedisiplinan, serta pemahaman yang lebih baik mengenai lingkungan sekolah dan tantangan kehidupan di era modern.(fer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *