DOTNEWS.ID | BOLTARA — Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) terus mendorong transformasi sektor pertanian melalui penerapan teknologi dan sistem budidaya modern. Terbaru, Bupati Boltara Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev., meninjau langsung panen padi varietas IPB 9G yang dibudidayakan menggunakan sistem Tanam Benih Langsung (Tabela) dengan metode Pertanian Modern-Advanced Agricultural System (PM-AAS).
Panen berlangsung di areal persawahan seluas 1 hektare di Desa Jambusarang, Kecamatan Bolangitang Barat, Jumat (28/8/2026).
Penerapan sistem tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Boltara dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian sekaligus mendorong kesejahteraan petani.
Boltara bahkan dipercaya menjadi daerah percontohan sistem Tabela sekaligus pelopor program PM-AAS di Provinsi Sulawesi Utara. Hal ini menjadi momentum penting bagi daerah untuk mempercepat penerapan teknologi pertanian modern di tingkat kelompok tani.
Tabela Dorong Efisiensi Pertanian
Sistem Tanam Benih Langsung (Tabela) merupakan salah satu alternatif budidaya padi yang memungkinkan proses penanaman dilakukan tanpa melalui tahapan persemaian dan pemindahan bibit.
Sistem ini dinilai dapat membantu menghemat biaya serta penggunaan tenaga kerja. Selain itu, penerapan Tabela dirancang untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air dan pupuk serta mengoptimalkan pengaturan jarak tanam antarbibit.
Dengan penerapan teknologi tersebut, petani diharapkan mampu meningkatkan efisiensi proses produksi sekaligus memperoleh hasil panen yang lebih optimal.
Bupati Sirajudin Lasena menyampaikan apresiasi atas keberhasilan penerapan PM-AAS di Kabupaten Boltara. Menurutnya, inovasi di sektor pertanian sangat penting untuk menjawab tantangan yang dihadapi petani saat ini.
“Alhamdulillah Boltara dipercaya menjadi percontohan Tabela dan pelopor PM-AAS di Sulut. Dengan sistem ini, petani lebih hemat biaya, hemat tenaga, dan hasilnya optimal. Ini bukti bahwa pertanian modern bisa membuat petani kita lebih sejahtera,” ujar Sirajudin.
Pemkab Boltara Perluas Pertanian Modern
Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Boltara berkomitmen untuk tidak berhenti pada penerapan di satu lokasi. Sistem PM-AAS akan terus didorong agar dapat diterapkan oleh kelompok tani lainnya di wilayah Boltara.
Perluasan penerapan sistem pertanian modern tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian daerah, menekan biaya produksi, serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan petani.
Menurut Bupati, modernisasi pertanian merupakan bagian penting dalam membangun sektor pertanian yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tantangan produksi.
“Visi kita jelas: Pertanian Modern, Petani Sejahtera,” tegasnya.
Kegiatan panen tersebut turut dihadiri Kapolres Boltara, Kepala BRMP Sulut Dr. Steivie Karouw, S.TP., M.Sc., Asisten III Bidang Administrasi Umum, perwakilan Kepala BPS Boltara, Kepala Dinas Kesehatan, Sekretaris Dinas Pertanian Boltara, Kapolsek Bolangitang Barat, Sangadi Jambusarang, Tim Kerja CWS Boltara, serta Koordinator dan Penyuluh BPP Kecamatan Bolangitang Barat dan Koordinator dan Penyuluh BPP Kaidipang.(**)














