HUKRIMNASIONAL

Polisi Berhasil Ungkap Kasus Penembakan Istri TNI di Kota Semarang, Pelaku dibayar 120 Juta

141
×

Polisi Berhasil Ungkap Kasus Penembakan Istri TNI di Kota Semarang, Pelaku dibayar 120 Juta

Sebarkan artikel ini

Jakarta,dotNews.id – Kasus penembakan istri anggota TNI di Kota Semarang berhasil diungkap. Otak dari penembakan yang diduga tidak lain adalah suami korban, Kopda M hanya karena ingin menikahi pacar barunya sehingga menyewa pembunuh bayaran untuk menghabisi istrinya.

Hal tersebut terungkap setelah polisi memeriksa 4 tersangka eksekutor penembakan dan pacar Kopda M berinisial W. Kepada penyidik, W mengaku sempat diajak melarikan diri usai penembakan istrinya. Namun, ajakan kabur itu ditolak W. “(Motifnya) punya pacar lagi. Ada saksi diperiksa yaitu pacar suami korban berinisial W,” kata Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi dalam konfrensi pers di Mapolda Jawa Tengah, Senin (25/7/2022), dilansir iNewsKutai.id.

Saat ini, lanjut dia, tim gabungan TNI dan polisi masih mengejar Kopral Dua M, anggota Batalion Artileri Pertahanan Udara 15 yang diduga sebagai otak upaya percobaan pembunuhan itu.

Dia menjelaskan, M diketahui sempat menyerahkan uang Rp120 juta kepada kelompok pembunuh bayaran itu saat istrinya berada di rumah sakit. Keempat pelaku yang ditangkap itu masing-masing S sebagai eksekutor penembakan, P sebagai pengendara sepeda motor Kawasaki Ninja warna hijau, kemudian S dan AS sebagai pengawas saat aksi penembakan.

Selain itu, ditangkap pula pelaku berinisial DS yang merupakan penyedia senjata api yang diduga digunakan saat pelaksanaan eksekusi. “Pelaku membeli senjata api yang diduga rakitan itu beserta empat peluru dengan harga Rp3 juta,” kata Ahmad, dalam konferensi pers yang juga dihadiri Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

Saat ini, lanjut dia, tim masih mengembangkan ke orang yang menyuruh melancarkan percobaan pembunuhan itu.

Keempat pelaku lapangan penembakan tersebut selanjutnya dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan. R Wulandari (34) ditembak dua kali oleh orang tak dikenal di depan rumahnya, Jalan Cemara III, Banyumanik, Semarang, Senin (18/7/2022).(**)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *