DOTNEWS.ID | TOMOHON – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE (YSK) bergerak cepat merespon potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Gunung Lokon.
Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Utara dibawah kendali Kepala Badan Adolf Tamengkel, Pemprov Sulut turun langsung dalam Apel Tanggap Darurat Karhutla Gunung Lokon.
Apel siaga tersebut diikuti seluruh unsur terkait dan turut dihadiri Koordinator Tim Ahli Gubernur Sulawesi Utara Ferdinand Mewengkang.
Gubernur YSK melalui Kaban Tamengkel menegaskan komitmen pemerintah untuk siaga penuh menjaga kelestarian Gunung Lokon sebagai salah satu ikon pariwisata dan paru-paru ekologis di Sulawesi Utara.
“Kita tidak boleh lengah. Karhutla adalah ancaman serius. Saya perintahkan BPBD untuk siaga 24 jam, bersinergi dengan TNI-Polri, Balai TN, pemerintah kota Tomohon dan seluruh relawan,” tegas Gubernur Yulius dalam arahannya yang disampaikan Kaban BPBD.
Kaban BPBD Sulut Adolf Tamengkel menyampaikan pihaknya telah menyiapkan personil, peralatan pemadaman dan posko lapangan di sekitar kawasan rawan.
Sementara itu Koordinator Tim Ahli Gubernur Ferdinand Mewengkang menambahkan, kehadiran Tim Ahli adalah untuk memastikan langkah-langkah mitigasi berjalan sesuai arahan Gubernur yang humanis dan berorientasi pada keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
Apel tanggap darurat ini menjadi bukti keseriusan Gubernur Yulius Selvanus dalam membangun Sulawesi Utara yang tangguh bencana dan peduli lingkungan.(fer)















