boltara
POLITIK

Aditya Sebut Saya Bukan Putra Mahkota yang Harus Mendapatkan Warisan Politik Dinasti

×

Aditya Sebut Saya Bukan Putra Mahkota yang Harus Mendapatkan Warisan Politik Dinasti

Sebarkan artikel ini
Moh Aditya Pontoh, Calon Wakil Bupati Bolmut.

DOTNEWS.ID Bolmut – Calon wakil bupati Bolmut Moh Aditya Pontoh SIP, menepis isu tentang politik dinasti yang diwariskan kepadanya maju di pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun ini.

Adit sapaan akrab Moh Aditya Pontoh mengatakan, jika dirinya bukanlah putra raja atau putra mahkota yang harus menerima warisan politik dinasti seperti yang sengaja dilontarkan lawan politik untuk menjatuhkan pasangan SJL-MAP (Sirajudin Lasena-Aditya Pontoh) di kontestasi pemilihan bupati dan wakil bupati Bolmut tahun 2024.

“Politik dinasti hanya ada dalam sistem lingkungan keluarga kerajaan dan saya bukanlah seorang anak raja,” ungkap Adit.

Menurutnya, jika dirinya adalah anak seorang raja, ia tak akan repot repot untuk turun di tengah masyarakat dan bersosialisasi, sebab ini adalah pesta demokrasi dimana semuanya itu atas restu dari masyarakat.

“Kalau saya egois jabatan, tahun 2013 ayah saya seorang bupati dan saya tidak maju di pemilihan legislatif, tahun 2018 ayah saya juga seorang bupati dan saya tidak juga berkeinginan maju di pemilihan legislatif. Tahun ini 2024 saya bertekad untuk maju sebagai wakil bupati guna berjuang dan menjadi pelayan masyarakat Bolmong Utara,” ketusnya.

Atas dasar itu, sebelum menentukan sikap berpasangan dengan Bapak Sirajudin Lasena, dirinya meminta restu terlebih dahulu kepada istrinya tercinta Moy Olivia Mamonto Pontoh.

“Sebelum menentukan sikap saya meminta restu kepada istri saya. Saya sampaikan saya akan maju berpasangan dengan pak Sirajudin, untuk itu ijinkan saya yang pertama mengutamakan masyarakat dan yang kedua keluarga serta yang ketiga untuk pak SJL-MAP,” pungkas Adit.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *