DOTNEWS.ID | BOLMUT – Di tengah kondisi keterbatasan anggaran, Pemerintah Desa Bolangitang II, Kecamatan Bolangitang Barat, tetap mempertahankan program bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu.
Hal tersebut dilakukan Pemdes dalam rangka mendukung program pemerintah mengatasi pengetasan kemiskinan ekstrim serta mengantisipasi terjadi kesenjangan sosial di tengah-tengah masyarakat.
Desmon Pua, Kepala Desa Bolangitang II, ketika berbincang-bincang dengan awak media ini mengatakan, tahun ini mereka dipaksa putar otak untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah kondisi keterbatasan anggaran.
Tentunya tandas Desmon banyak program prioritas yang harus tertunda dilaksanakan dan ada yang harus tetap dipertahankan.
“Salah satunya, program bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT),” ungkap Desmon.
Dia mengatakan, program BLT yang diambil dari angaran Dana Desa (DD) wajib untuk dipertahankan, dimana iplementasinya langsung dirasakan oleh masyarakat kurang mampu.
“Nah khusus untuk Desa Bolangitang II, kurang lebih ada 15 penerima yang sudah kita salurkan sebanyak empat bulan di tahun 2026 ini,” terangnya.
Para penerima masuk dalam kategori kurang mampu dan para lansia. Dimana masing-masing mendapatkan bantuan uang tunai sebanyak Rp250 ribu perbulan.
“Memang jika di lihat tidak terlalu banyak jumlahnya, namun kami berharap program ini dapat membantu masyarakat dan dipergunakan dengan sebaik-baiknya,” tutup Desmon.(***)















