DOTNEWS.ID | BITUNG โ Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Duasudara Kota Bitung akhirnya membuktikan diri. Predikat โSehatโ dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulawesi Utara bukan sekadar penghargaan, tetapi tamparan keras bagi keraguan terhadap kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Pengakuan itu diserahkan dalam forum resmi pertemuan komunikasi eksekutif se-Sulawesi Utara di Wisma Negara Bumi Beringin, Selasa (21/4/2026), dan diterima langsung oleh Direktur Perumda, Alfred Salindeho bersama Wali Kota Bitung, Hengky Honandar.
Capaian ini menjadi sinyal tegas: reformasi birokrasi di tubuh Pemerintah Kota Bitung tidak berjalan di tempat. Di tengah sorotan publik terhadap kinerja BUMD di berbagai daerah, Perumda Duasudara justru tampil dengan bukti konkret kinerja sehat, tata kelola membaik, dan pelayanan yang terus ditingkatkan.
Direktur Perumda, Alfred Salindeho, menegaskan bahwa capaian tersebut bukan hasil kerja instan, melainkan buah dari konsistensi pembenahan manajemen serta dukungan penuh pemerintah daerah.
โIni bukan kebetulan. Ini hasil kerja keras dan komitmen bersama untuk memperbaiki sistem dan pelayanan,โ tegasnya.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa hasil evaluasi BPKP bukan untuk berpuas diri, melainkan menjadi alarm sekaligus pendorong agar perusahaan terus berbenah.
โPredikat ini harus kami jaga. Pelayanan kepada masyarakat harus semakin baik, bukan stagnan,โ lanjutnya.
Keberhasilan ini sekaligus menegaskan bahwa peran pemerintah daerah tidak bisa dianggap remeh. Pembinaan, pengawasan, dan keberpihakan kebijakan terbukti menjadi faktor kunci dalam mendorong BUMD keluar dari zona nyaman menuju tata kelola yang profesional dan akuntabel.
Dengan capaian ini, Pemerintah Kota Bitung mengirim pesan jelas: reformasi birokrasi bukan slogan. Ia harus terukur, berdampak, dan dirasakan langsung oleh masyarakatโterutama dalam layanan dasar seperti air bersih. (Sman)















