DOTNEWS.ID | TOMOHON – Dukungan terhadap pengembangan pariwisata Sulawesi Utara kembali ditunjukkan Kepolisian Daerah (Polda) Sulut. Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie bersama Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono menghadiri gelaran internasional Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 di Kota Tomohon, Sabtu (8/8/2026).
Kehadiran dua pimpinan utama Polda Sulut tersebut menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap event internasional yang menjadi salah satu etalase pariwisata Sulawesi Utara di mata nasional maupun dunia.
Tidak hanya hadir memberikan dukungan, Polda Sulut juga memastikan aspek keamanan menjadi prioritas selama seluruh rangkaian TIFF 2026 berlangsung.
Pengamanan dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada peserta, masyarakat, wisatawan mancanegara maupun domestik, serta para pengunjung yang memadati lokasi kegiatan.
Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan mengatakan, kehadiran Kapolda dan Wakapolda Sulut merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung kegiatan yang mampu mengangkat potensi daerah, khususnya sektor pariwisata.
“Polri melalui Polda Sulut tentunya memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan TIFF 2026,” ujar Alamsyah.
Menurutnya, TIFF bukan sekadar festival bunga, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi pariwisata Sulawesi Utara kepada masyarakat internasional.
“Ini merupakan salah satu momentum untuk semakin memperkenalkan pariwisata Sulawesi Utara di mata dunia,” lanjutnya.
Keamanan Jadi Prioritas
Alamsyah menegaskan, aspek keamanan merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan suksesnya penyelenggaraan event berskala internasional seperti TIFF 2026.
Karena itu, Polda Sulut bersama jajaran dan unsur terkait terus melakukan pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar.
“Kami ingin seluruh peserta dan pengunjung dapat menikmati rangkaian TIFF 2026 dengan aman dan nyaman,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kehadiran personel Polri di lapangan bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan dan memastikan masyarakat serta wisatawan dapat menikmati festival dengan tenang.
“Kehadiran personel Polri di lapangan adalah bagian dari upaya memberikan rasa aman sekaligus mendukung suksesnya kegiatan ini,” jelasnya.
Sinergi untuk Pariwisata dan Ekonomi
Lebih lanjut, Alamsyah menyebut kesuksesan TIFF 2026 membutuhkan sinergi seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, Polri, masyarakat hingga pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan.
Menurutnya, kolaborasi tersebut penting agar TIFF tidak hanya menjadi agenda tahunan pariwisata, tetapi juga mampu memberikan multiplier effect terhadap perekonomian masyarakat.
“Harapan kami, TIFF 2026 dapat berjalan sukses dan semakin memperkuat posisi Sulawesi Utara sebagai salah satu destinasi pariwisata yang mampu bersaing dan dikenal di tingkat internasional,” pungkasnya.
Dengan dukungan keamanan dan kolaborasi lintas sektor, TIFF 2026 diharapkan semakin memperkuat citra Kota Tomohon dan Sulawesi Utara sebagai destinasi wisata unggulan sekaligus membuka peluang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah.(fer)














