boltara
PENDIDIKAN

Soft Launching SI KANGGURU, Kadis Dikbud Manado Peter Assa: Tinggal Tunggu Perwako

×

Soft Launching SI KANGGURU, Kadis Dikbud Manado Peter Assa: Tinggal Tunggu Perwako

Sebarkan artikel ini
Kadis Dikbud Manado Peter Assa (Kanan)

DOTNEWS.ID | MANADO – Digitalisasi pengelolaan kinerja tenaga pendidik mulai diterapkan Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud).

Terobosan tersebut ditandai dengan soft launching aplikasi SI KANGGURU (Sistem Informasi Kinerja dan Anggaran Guru) yang digelar di Ruang Guru SMP Negeri 1 Manado, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado Peter Assa, ST., M.Sc., Ph.D, Kepala SMP Negeri 1 Manado Rahman Manggopa, S.Pd., M.Pd, serta kepala sekolah dan perwakilan guru dari sejumlah satuan pendidikan SD dan SMP negeri maupun swasta di Kota Manado.

Peter Assa mengatakan, soft launching SI KANGGURU menjadi langkah awal sebelum aplikasi tersebut diterapkan secara menyeluruh di satuan pendidikan di Kota Manado.

Menurutnya, implementasi aplikasi tersebut tinggal menunggu diterbitkannya Peraturan Wali Kota (Perwako) Manado sebagai dasar pelaksanaan.

“Untuk pertama kali akan diterapkan aplikasi digital SI KANGGURU di sekolah bila Perwako sudah ada,” ujar Peter Assa kepada wartawan usai kegiatan.

Ia menjelaskan, SI KANGGURU dirancang untuk membantu pemerintah daerah melakukan pemantauan kinerja kepala sekolah, guru, maupun tenaga kependidikan secara lebih objektif dan terukur.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah kedisiplinan, termasuk waktu masuk dan pulang sekolah serta pelaksanaan tugas mengajar.

“Dengan adanya digitalisasi ini, akan terlihat kinerja kepala sekolah dan guru-guru secara objektif dan berdasarkan fakta,” katanya.

Peter menegaskan, hasil pemantauan tersebut nantinya dapat menjadi salah satu dasar dalam melakukan evaluasi terhadap kinerja tenaga pendidik dan kependidikan.

“Yang baik kinerjanya kita berikan penghargaan, dan yang tidak baik kinerjanya kita berikan teguran dan sanksi,” tegasnya.

Dorong Disiplin dan Kualitas Pendidikan

Menurut Peter Assa, penerapan SI KANGGURU bukan semata-mata untuk melakukan pengawasan terhadap guru dan kepala sekolah. Lebih dari itu, sistem tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan disiplin dan kualitas pelayanan pendidikan.

Ia optimistis, penerapan sistem digital ini akan membawa dampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kota Manado.

“Saya optimis aplikasi SI KANGGURU ini bila mulai diberlakukan pasti akan berdampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kota Manado,” ungkapnya.

Peter menilai, kehadiran sistem berbasis digital juga dapat mendorong setiap kepala sekolah dan guru untuk semakin disiplin dalam menjalankan tugas.

Ia berharap tidak ada lagi persoalan keterlambatan masuk sekolah maupun ketidaktepatan waktu dalam menjalankan tugas karena seluruh aktivitas akan dapat dipantau melalui sistem.

“Saya berharap dengan aplikasi ini kita terus tingkatkan kinerja. Mungkin dengan aplikasi ini guru-guru yang sering berkinerja buruk dan terlambat masuk secara bertahap pasti akan berubah menjadi lebih baik,” tuturnya.

Segera Diterapkan di Seluruh Sekolah

Peter juga meminta seluruh kepala sekolah dan guru di Kota Manado mempersiapkan diri untuk penerapan SI KANGGURU.

Ia menegaskan bahwa digitalisasi merupakan kebutuhan dalam tata kelola pendidikan saat ini, sehingga satuan pendidikan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

“Kita ingin di era saat ini kita harus terapkan digitalisasi agar tidak tertinggal,” pungkasnya.

Setelah Perwako diterbitkan, SI KANGGURU direncanakan akan diluncurkan dan diterapkan secara serentak di seluruh sekolah di Kota Manado.(fer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *