DOTNEWS.ID | BOLMUT – Peristiwa tragis yang terjadi di area pertambangan emas Desa Paku Selatan, Kecamatan Bolangitang Barat, menggemparkan warga setempat. Seorang pria bernama Candri Wartabone dilaporkan meninggal dunia setelah terlibat insiden kekerasan yang kini tengah ditangani pihak kepolisian.
Kasus tersebut memasuki babak baru setelah jajaran Polres Bolaang Mongondow Utara resmi menetapkan seorang tersangka. Penetapan ini diumumkan dalam konferensi pers pada Kamis, 16 April 2026, yang dipimpin Wakapolres Bolmut, KOMPOL Abdul Rahman Faudji, S.H., M.H
Dalam keterangannya, Faudji mengungkapkan bahwa tersangka berinisial WP (28), seorang perempuan asal Desa Paku. Ia diduga terlibat dalam tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan korban kehilangan nyawa.
Peristiwa bermula pada Rabu malam, 4 Februari 2026, sekitar pukul 23.00 WITA. Saat itu, korban bersama tersangka berada di lokasi tambang dan mengonsumsi minuman keras. Situasi yang awalnya berlangsung biasa berubah tegang ketika terjadi perselisihan di antara keduanya.
Pertengkaran yang semakin memanas akhirnya berujung pada tindakan kekerasan di dalam salah satu ruangan di area pertambangan. Dalam kondisi tidak terkendali, tersangka diduga melakukan penikaman terhadap korban.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka tusuk pada bagian punggung kiri bawah yang mengenai organ vital, yaitu ginjal. Luka parah itu menyebabkan korban meninggal dunia di tempat kejadian.
Kasat Reskrim Polres Bolmut, Mario Sopacoly, menyampaikan bahwa penyidik telah mengamankan sejumlah barang bukti penting. Salah satunya berupa sebilah pisau dengan panjang sekitar 36 sentimeter, terdiri dari bilah sepanjang 21 sentimeter dan gagang sepanjang 15 sentimeter. Gagang tersebut terbuat dari kayu berwarna cokelat dengan bentuk menyerupai pegangan pistol serta diperkuat menggunakan paku keling.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat menggunakan ketentuan dalam KUHP Nasional berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023. Ia disangkakan.
Sebelumnya di kabarkan bahwa pelaku dan korban adalah sepasang kesasih yang sama-sama bekerja di lokasi tambang emas Desa Paku Selatan, Kecamatan Bolangitang Barat.(rap)















