DOTNEWS.ID Bolmut – Kepala Desa Talaga, Kecamatan Bolangitang Barat, Aprisal Pohontu, mengapresiasi program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT), Mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unimman) Manado, dalam rangka mendukung penekanan angka stunting di Desa Talaga, Kabupaten Bolmong Utara (Bolmut).
Hal ini menurut Aprisal, sejalan dengan program pemerintah desa (Pemdes) tahun 2025, dalam rangka menekan angka stunting yang ada di wilayahnya itu.
“Apresiasi kami sampaikan kepada adik-adik mahasiswa kita yang ingin bersinergi dan berperan serta menekan angka stunting di Desa Talaga,” kata Aprisal, Rabu (13/2/2025).
Lebih lanjut dikatakannya, tadi kami telah mendengarkan secara langsung sosialisasi program dari para mahasiswa Muhammadiyah yang memberikan salah satu solusi mengantisipasi terjadinya kasus stunting di suatu wilayah.
Sosialisasi tersebut berupa program Sanitasi Lingkungan dengan Biopori dan Solusi Atasi Stunting Dengan Biji Pepaya atau disingkat dengan SATAP.
“Formula ini tentunya menjadi hal baru bagi pemerintah desa dalam menekan angka stunting. Untuk itu kami sangat mendukung dan siap menerapkannya di Desa Talaga,” tutur Aprisal.
Lanjutnya, dalam sosialisasinya ini para mahasiswa turut serta mendapat pendampingan dari para dosen pembimbing lapangan diantaran M.Faturrachman Mantali S.Farm M.Farm dan Rahmat Ismail, S.Farm M.Farm.
“Untuk itu juga tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada para dosen pembimbing yang mau berpartisipasi mengarahkan adik-adik mahasiswa untuk ikut serta berpartisipasi bersama pemerintah menekan angka stunting di Desa Talaga lebih khusus Kabupaten Bolmut,” kuncinya.(**)















