DOTNEWS.ID | MANADO – Polresta Manado melalui Polsek Singkil melakukan penyelidikan atas peristiwa pelemparan batu yang menyasar sebuah rumah warga di Kelurahan Singkil Satu, Lingkungan V, Kecamatan Singkil, Kota Manado, Rabu (8/7/2026) dini hari.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 01.30 WITA tersebut menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar karena aksi pelemparan diduga telah berulang kali terjadi.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pelemparan batu dilakukan sebanyak dua kali secara berurutan dengan jeda waktu sekitar dua menit.
Korban berinisial M.P. (56) mengaku rumah miliknya beberapa kali menjadi sasaran pelemparan batu oleh orang yang belum diketahui identitasnya.
Bahkan, rumah anggota keluarganya juga pernah mengalami kejadian serupa. Khusus pada dini hari itu, aksi pelemparan terhadap rumah korban dilaporkan terjadi hingga empat kali.
Sementara itu, saksi berinisial M.M. (20) menerangkan bahwa dirinya mendengar suara benturan batu yang mengenai rumah korban.
Saat mencoba melihat ke arah asal lemparan, saksi hanya melihat seseorang berada di bagian atas jalan, namun tidak dapat mengenali identitasnya karena kondisi di lokasi cukup gelap.
Dalam kejadian tersebut, saksi juga terkena lemparan batu pada kaki kanan sehingga mengalami rasa sakit.
Berdasarkan hasil pengumpulan informasi di lapangan, terdapat dugaan bahwa pelaku merupakan sekelompok pemuda yang sebelumnya mengonsumsi minuman keras.
Namun demikian, dugaan tersebut masih didalami karena hingga saat ini belum terdapat saksi yang dapat memastikan identitas pelaku secara langsung.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Singkil segera mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan pengecekan, mengumpulkan keterangan dari korban dan para saksi, serta melaksanakan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) guna mengungkap pelaku.
Selain itu, Bhabinkamtibmas memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga situasi tetap kondusif, tidak melakukan tindakan balasan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui identitas maupun keberadaan pelaku.
Kapolsek Singkil IPDA Matrial Barahama didampingi Kasi Humas Polresta Manado IPTU Agus Haryono menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendalami kasus tersebut sekaligus meningkatkan patroli pada jam-jam rawan guna mencegah terulangnya aksi serupa.
“Kami telah melakukan langkah-langkah awal berupa pengecekan lokasi, meminta keterangan saksi, serta melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku,” jelas Kapolsek Singkil.
“Kepolisian juga meningkatkan patroli di wilayah rawan sebagai langkah preventif agar masyarakat merasa aman dan kejadian serupa tidak kembali terulang,” jelasnya lagi.
Polresta Manado mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, menghindari konsumsi minuman keras yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas, serta segera melaporkan setiap kejadian yang berpotensi mengganggu ketertiban kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani secara cepat dan profesional. (fer)














