boltara
EKBIS

Sekda Sugondo Apresiasi Festival Apangi Tolotio, Tradisi 10 Muharam yang Perkuat Budaya dan Kebersamaan di Kabupaten Gorontalo

×

Sekda Sugondo Apresiasi Festival Apangi Tolotio, Tradisi 10 Muharam yang Perkuat Budaya dan Kebersamaan di Kabupaten Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya dan tradisi lokal.

DOTNEWS.ID | GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya dan tradisi lokal yang menjadi identitas masyarakat. Salah satunya melalui penyelenggaraan Festival Apangi di Desa Tolotio, Kecamatan Tibawa, yang kembali digelar dalam rangka memperingati 10 Muharam 1448 Hijriah atau Hari Asyura.

Festival yang memasuki tahun kedua pelaksanaannya ini mendapat apresiasi langsung dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, yang hadir mewakili pemerintah daerah pada Sabtu (4/7).

Dalam sambutannya, Sugondo menyampaikan penghargaan kepada seluruh masyarakat Desa Tolotio, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, pemuda, serta seluruh pihak yang telah menjaga dan mengembangkan tradisi tersebut sebagai bagian dari warisan budaya Gorontalo.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Gorontalo, kami memberikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan Festival Apangi di Desa Tolotio. Terima kasih kepada pemerintah desa, pemerintah kecamatan, para pemuda, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan ini dapat kembali terlaksana dengan baik,” ujar Sugondo.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Gorontalo akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan berbasis budaya dan nilai-nilai keagamaan yang mampu memperkuat persatuan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian kearifan lokal.

Ia menilai, festival seperti ini tidak hanya menjadi momentum pelestarian budaya, tetapi juga menjadi wadah mempererat hubungan sosial antarwarga melalui semangat gotong royong dan kebersamaan.

Festival Apangi sendiri merupakan tradisi masyarakat Gorontalo dalam menyambut Hari Asyura atau 10 Muharam. Tradisi tersebut identik dengan penyajian kue apangi, kuliner khas Gorontalo yang terbuat dari tepung beras, santan, dan gula merah.

Kue apangi kemudian dibagikan kepada tamu maupun masyarakat sebagai simbol rasa syukur, silaturahmi, kepedulian, serta semangat berbagi. Seiring waktu, tradisi ini berkembang menjadi festival budaya yang rutin digelar di berbagai daerah di Gorontalo sebagai upaya mempertahankan identitas budaya daerah.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap Festival Apangi di Desa Tolotio dapat terus menjadi agenda tahunan yang tidak hanya memperkuat nilai-nilai religius dan budaya, tetapi juga mampu menjadi daya tarik wisata budaya yang membanggakan Kabupaten Gorontalo.

Melalui penyelenggaraan festival ini, pelestarian budaya lokal diharapkan semakin kuat, sekaligus menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar terus mengenal, menjaga, dan mewariskan tradisi leluhur di tengah perkembangan zaman.(ard)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *