DOTNEWS.ID|Limboto – Ribuan peserta Peran Saka Nasional 2025 di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Kabupaten Gorontalo, dibuat kagum oleh sosok inspiratif Kepala BNN Provinsi Gorontalo, Brigjen Pol Sri Bardiyati, S.Sos., M.Si. Perempuan pertama yang menjabat sebagai Kepala BNN Provinsi Gorontalo ini menjadi magnet kuat dalam sesi Jumpa Tokoh dan Pentas Seni yang digelar pada Selasa malam (4/11/2025).
Dalam pertemuan penuh semangat itu, Brigjen Sri Bardiyati berbagi kisah perjalanan hidupnya hingga menembus tembok stereotip dunia kepolisian yang identik dengan laki-laki. Ia menegaskan, tidak ada batas bagi perempuan untuk bermimpi besar.
“Pekerjaan apa pun, siapa pun itu baik. Yang penting dilakukan dengan niat dan semangat untuk masa depan yang lebih baik,” ujarnya disambut tepuk tangan meriah peserta.
Jenderal bintang satu itu berpesan agar generasi muda, khususnya anggota Pramuka, menjauhi narkoba dan pergaulan bebas. Menurutnya, pengalaman di dunia Pramuka menjadi bekal penting dalam membentuk karakter dan kepemimpinan.
“Kalian adalah generasi penerus bangsa. Kesempatan untuk sukses terbuka lebar, apalagi kalian ditempa melalui Pramuka yang mengajarkan disiplin, tanggung jawab, dan moralitas. Hati-hati bergaul, jangan mudah terpengaruh hal negatif,” tegasnya.
Sri Bardiyati juga menceritakan kisah masa kecilnya yang penuh semangat kepramukaan. Sejak SD hingga SMA, dirinya selalu aktif dalam kegiatan Pramuka dan bercita-cita menjadi pemimpin.
“Saya dulu bercita-cita jadi ketua Pramuka, lalu ingin jadi srikandi di dunia kampus. Dari situlah mental saya terbentuk,” tuturnya dengan senyum bangga.
Dalam sesi tanya jawab yang berlangsung hangat, Brigjen Sri juga memberikan hadiah dan motivasi khusus kepada peserta yang berani tampil dan bertanya. Ia menutup pertemuan dengan seruan penuh semangat:
“Kalian adalah agen perubahan. Siap menjadi pemimpin di mana pun berada?”
Serentak, ribuan kontingen menjawab lantang, “Siap!”, menggema di seluruh bumi perkemahan.
Kegiatan yang dikemas dalam tema “Pramuka Berkarya, Indonesia Jaya” itu menjadi momen berharga yang tak hanya menghibur lewat pentas seni, tapi juga menanamkan nilai-nilai perjuangan, keberanian, dan nasionalisme di dada generasi muda.(**)















