DAERAH

Dinilai Jadi Teladan Pengabdian, Berty Dorong Kapolda Sulut Beri Penghargaan kepada AIPTU Soeyadi

×

Dinilai Jadi Teladan Pengabdian, Berty Dorong Kapolda Sulut Beri Penghargaan kepada AIPTU Soeyadi

Sebarkan artikel ini

DOTNEWS.ID | KOTA BITUNG – Pengabdian seorang anggota Polri tidak semestinya hanya diukur dari keberhasilannya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga dari seberapa besar kehadirannya memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat.

Prinsip itulah yang dinilai tercermin dalam sosok AIPTU Soeyadi Duhe, S.Sos., personel Polres Bitung yang mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat sekaligus pengamat hukum Sulawesi Utara, Berty Allan Lumempouw, S.H.

Berty menilai, AIPTU Soeyadi Duhe telah menunjukkan bahwa semboyan Polisi Bersama Masyarakat bukan sekadar rangkaian kata atau slogan institusi. Ia membuktikannya melalui tindakan nyata, kepedulian sosial, kegiatan kemanusiaan, serta keterlibatan aktif dalam pembinaan generasi muda.

“Tagline Polisi Bersama Masyarakat benar-benar telah dijalankan oleh AIPTU Soeyadi Duhe. Ini seharusnya menjadi perhatian pimpinan Polri, khususnya Polda Sulawesi Utara, untuk memberikan penghargaan kepada personel seperti beliau agar menjadi teladan bagi anggota Polri lainnya,” ujar Berty, Kamis (5/11/2026).

Menurutnya, figur polisi yang mampu membangun kedekatan dengan masyarakat, hadir dalam persoalan sosial, dan memberikan pertolongan tanpa membedakan latar belakang warga merupakan wajah pelayanan Polri yang sesungguhnya.

“Rekam jejak pengabdian AIPTU Soeyadi Duhe memperlihatkan bahwa tugas kepolisian tidak berhenti pada patroli maupun penegakan hukum, juga menunjukkan kepedulian terhadap pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu, kegiatan sosial, pelayanan kemanusiaan, hingga pembinaan pemuda,” katanya.

Atas dedikasi dan loyalitasnya, AIPTU Soeyadi Duhe telah menerima sejumlah penghargaan dari berbagai institusi dan organisasi.

Di lingkungan Polri, Kapolres Bitung memberikan penghargaan pada Juni 2025 atas dedikasi dan loyalitasnya dalam pelaksanaan patroli untuk menjaga situasi Kamtibmas.

Penghargaan kembali diterimanya pada September 2026 dari Kapolres Bitung. Kali ini, apresiasi tersebut berkaitan dengan kepeduliannya membantu anak dari keluarga kurang mampu melalui pemberian perlengkapan sekolah lengkap sebagai upaya mencegah anak putus sekolah.

“Kiprahnya dalam pembinaan generasi muda juga mendapat pengakuan dari Aliansi Pemuda Bitung Bersatu. Organisasi tersebut memberikan sertifikat penghargaan pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 atas dedikasinya membina pemuda, memperkuat persatuan bangsa, serta mengabdi kepada masyarakat Kota Bitung,” jelas Berty.

Di bidang kemanusiaan, Rumah Lukaku Indonesia Foundation (GBMN) turut memberikan piagam penghargaan atas keaktifannya dalam kegiatan bakti sosial, termasuk pelayanan pengobatan dan sunatan massal gratis.

“Penghargaan itu juga berkaitan dengan perannya sebagai komandan upacara pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2025 ketika bertugas sebagai Polisi RW di Kelurahan Wangurer,” tambahnya.

Kontribusi AIPTU Soeyadi Duhe tidak hanya mendapat pengakuan dari organisasi kemasyarakatan. Almamaternya, STISIP Merdeka Manado, juga memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya bagi almamater, masyarakat, dan pembangunan bangsa.

Sementara itu, Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan atas dukungan serta kerja samanya dalam kegiatan peresmian DPC PPWI Kota Bitung dan Orientasi Jurnalistik pada 17 November 2021.

Bagi Berty, deretan penghargaan tersebut bukan sekadar piagam atau tanda pengakuan. Lebih dari itu, penghargaan tersebut mencerminkan konsistensi seorang anggota Bhayangkara dalam menjalankan pengabdian, membangun hubungan dengan masyarakat, serta menghadirkan kepedulian di tengah berbagai persoalan sosial.

“Saya berharap pimpinan Polda Sulawesi Utara memberikan perhatian khusus terhadap rekam jejak pengabdian AIPTU Soeyadi Duhe,” pintanya.

Penghargaan dari institusi kepolisian, menurutnya, akan menjadi bentuk penghormatan sekaligus motivasi bagi anggota lainnya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Sebab, kepercayaan masyarakat terhadap Polri tidak hanya tumbuh melalui seragam, pangkat, dan kewenangan, tetapi melalui tindakan nyata yang menyentuh kehidupan rakyat,” pungkasnya. (Sman)

Penulis: Usman Nopo Editor: Usman Nopo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *